Beranda > Uncategorized > SET INSTRUKSI

SET INSTRUKSI


Set instruksi mencakup instruksi-instruksi aritmatika dan logika, instruksi transfer data, instruksi input/output, instruksi cabang, dan instruksi kontrol. Dalam pengertian lain dikatakan set instruksi (instruction set) merupakan sekumpulan lengkap instruksi yang dapat dimengerti oleh CPU, disebut juga bahasa mesin (machine code), aslinya juga berbentuk biner atau bahasa assembly. Untuk konsumsi manusia (programmer), biasanya digunakan presentasi yang lebih mudah dimengerti manusia. Pada bahasa mesin, setiap instruksi berbentuk pola biner yang unik. Agar dapat dimengerti manusia dibuatlah representasi simbolik instruksi, biasanya berupa singkatan (disebut mnemonik). [1], [2]

            Semua instruksi-instruksi ini dibuat dengan (penggabungan) angka byte. Bagian dari instruksi yang  menentukan apa yang disebut dengan operation code (opcode). Bagian dari instruksi yang berisi informasi, data atau alamat yang diperlukan untuk kelengkapan suatu pembuatan instruksi disebut dengan operand. Instruksi-instruksi memiliki variasi panjangnya, akan tetapi mempunyai format yang sama; opcode selalu diikuti dengan satu oprand atau lebih. Instruksi yang memerlukan lebih dari satu operand disebut dengan multi-operand. Untuk memberikan lokasi dan pemasukan suatu operand, mikroprosesor akan menggunakan satu dari berbagai addressing mode yang ada. [2]

Tipe instruksi :

  • Instruksi aritmatika

Instruksi aritmatika menyediakan untuk manipulasi data aritmatika. Instruksi khusus dalam jenis ini adalah ADD, ADD WITH CARRY, COMPLEMENT 1 dan 2, MULTIPLY dan DEVIDE. Opcode pada masing-masing instruksi tersebut biasanya diikuti, biasanya, dengan alamat sumber dan tujuan register dimana operang yang berhubungan dengan instruksi yang disimpan. [2]

  • Instruksi Logika

Jenis instruksi ini menyediakan manipulasi untuk data logika. Instruksi jenis ini adalah AND, OR,XOR,NOT,ROTATE,SHIFT dan COMPARE. Format instruksi ini sama dengan instruksi aritmatika.

  • Instruksi Transfer data

Instruksi transfer data memungkinkan transfer antara informasi antara dua register atau antara lokasi memori utama dan register. Istruksi ini termasuk MOVE, EXCHANGE DATA dan LOAD. [2]

  • Instruksi input/Output

Jenis instruksi ini menyediakan untuk mentransfer informasi antara MPU dan port input atau output. Instruksi ini secara khusus mencakup input data dan output data dan operasi data bus selama I/O. Ada dua jenis dari operasi I/O, yaitu: memory-mapped I/O, dimana baguan input/output dihubungkan sebagai lokasi memori virtual, dan I/O mapped I/O, dimana bagian input/output bebas dari memori. [2]

  • Instruksi cabang

Instruksi cabang menunjukkan suatu bagian penting dari serangkaian instruksi. Instruksi ini menyediakan pemakai dengan arti memberikan alternative serangkaian yang normal dari pembuatan instruksi, kemungkinan sebagai hasil dari mekanisme pembuatan keputusan. Instruksi cabagn secara khusus merupakan lompatan kondisional dan nonkondisional, intruksi routine, dan interupsi perangkat lunak [2]

  • Instruksi kontrol

Instruksi kontrol mencakup instruksi interupsim ni operation (NOP) dan HLAT atau (WAIT). Interupt hardware, merupakan kebalikan dari uang memerlukan komunikasi dengan MPU. Ada dua tipe pokok dari interrupt; maskable interrupt dan non maskable insterupt. Maskable interrupt memungkinkan secara sementara dengan instruksi tertentu seperti INTERUPT DISABLE. Pemakai dapat menunjukkan bagian dari program yang tidak harus diinterupsi denga permulaan setiap bagian dengan instruksi INTERUPT DISABLE dan mengakhirinya dengan instruksi INTERUPT ENABLE. Sebaliknya, nonmaskablr interrupt tidak dapat menjadi disable dengan instruksi perangkat lunak. [2]

Elemen-elemen instruksi

            Semua instruksi dijalankan didalam CPU. Rata-rata operasi hanya membutuhkan register sebagai tempat membaca atau tempat menyimpan operand. Pada kondisi tertentu register juga tidak berisi operand tetapi menunjuk ketempat penyimpanan lainya (memory, cache, modul I/O).

  • Operation Code (Opcode)
  • Source Operand Reference
  • Result Operand Reference
  • Next Instruction Reference

DAFTAR REFERENSI 

[1] Komputer. (2013, November 01). Retrieved November 04, 2013, from http://www.wikipedia.org: http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer

[2] Soeparlan, S. (1995). Pengantar Organisasi Sistem Komputer. Jakarta: Gunadarma.

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: